Pages

 
Sunday, September 23, 2012

Sekolah Indonesia di Negeri Belanda

0 comments

Sekolah Indonesia di Negeri Belanda atau Sekolah Indonesia Nederland disingkat SIN berada di bawah KBRI Den Haag, secara de facto berdiri tanggal 02 Agustus 1965 sedagnkan secara de jure pengesahan dengan SK Mendikbud No: 048/1968; tanggal 01 Juni 1968). Sesuai SK Bersama Menlu dan Mendikbud No. 191/81/01 dan No. 0151/U 1981 tanggal 22 Januari 1981, SIN didirikan dan diselenggarakan untuk putra/putri masyarakat warga negara Indonesia di tempat yang ada Perwakilan RI, dalam rangka memberikan akses dan pelayanan pendidikan yang bermutu, kompetitif, relevan, dan berstandar internasional, tetapi tetap berkepribadian dan berbudaya Indonesia. SIN secara yuridis boleh menyelenggarakan Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Nasional sebagaimana sekolah negeri/ swasta di Indonesia karena sekolah Indonesia di luar negeri termasuk SIN mempunyai kedudukan yang setingkat/sejenis dengan yang ada di Indonesia.

Visi

Membangun Generasi Bangsa yang:
  1. Beriman, Bertaqwa dan Berakhlaq Mulia
  2. Berilmu, Beramal, Berprestasi, dan Berkreasi
  3. Berbudaya, Bermartabat dan Berbudi Pekerti Luhur
  4. Cinta Tanah Air, Berkepribadian Indonesia dan Berwawasan Internasional

Misi

1. Menyelenggarakan pelayanan pendidikan yang bermutu, relevan, kompetitif, berbudaya Indonesia dan berwawasan internasional bagi puteri-puteri Indonesia di Belanda dan Eropa; 2. Memberdayakan warga sekolah dalam mewujudkan suasana kehidupan spiritual dan pergaulan sosial yang harmonis, sejuk, nyaman, toleran, saling menghargai dan saling menghormati; 3. Meningkatkan kompetensi, motivasi, dedikasi, dan profesionalisme pendidik dan kualitas pelayanan pendidikan; 4. Menjalin kerjasama dengan sekolah di Belanda atau sekolah internasional sebagai sarana peningkatan mutu dan daya-saing dalam globalisasi pendidikan; 5. Menyelenggarakan aktivitas-aktivitas publikasi, promosi dan diplomasi budaya Indonesia bagi masyarakat Indonesia di Belanda, orang Belanda dan asing lainnya.

Jenjang Pendidikan dan Kurikulum

Jenjang Pendidikan

Dewasa ini SIN menyelenggarakan program pendidikan pada jenjang pendidikan: (1). Sekolah Dasar ( SD: SK Dirjen Dikdasmen No: 018/ C/ Kep/ I 83 : AC 0501101 ; (2). Sekolah Menengah Pertama ( SMP: AC 0301201 ) ; dan (3). Sekolah Menengah Atas (SMA: AC 0201401 ) yang terdiri dari: Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Kurikulum

SIN sepenuhnya menggunakan sistem dan standar kurikulum nasional ( Kurikulum 2004, Kurikulum 2006/ KTSP) dengan muatan lokal Bahasa Inggris, Bahasa Belanda dan ICT, serta berusaha merujuk dan mengadopsi nilai tambah pada Kurikulum Berstandar Internasional.

Keunggulan dan Prospek SIN sebagai Sekolah Internasional

1. Untuk standarisasi nasional, mayoritas lulusan SIN berhasil lolos dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru dan kuliah di berbagai universitas terkemuka di Indonesia seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, serta universitas negeri dan swasta terkemuka lainnya di Indonesia. 2. Menurut standarisasi internasional, lulusan SMA SIN secara de facto sudah dianggap setara dengan lulusan VWO Belanda (gymnasium, lyceum, dan atheneum) atau International Baccalaureate (IB) sekolah internasional, karena langsung bisa diterima masuk hogescholen seperti Hogeschool Rotterdam, Hogeschool van Amsterdam, dan Haagse Hogeschool; Tehnische Universiteit van Delft, Leiden Universiteit, Vrije Universiteit Amsterdam, School of Oriental and African Studies (SOAS) University of London, Vrije Universiteit Brussel, dll.; 3. Sebagian mata pelajaran sudah menggunakan Bahasa Inggris dan Belanda sebagai bahasa pengantar sehingga secara umum siswa menguasai kedua bahasa asing tersebut dengan baik selain Bahasa Indonesia sebagai bahasa kebanggaan nasional; 4. SIN juga sangat potensial dikembangkan sebagai basis/fasilitator/laboratorium bagi guru-guru terpilih dari Indonesia untuk mendapat pelatihan/menimba pengalaman di sekolah-sekolah Belanda dan internasional di Eropa (international teachers training laboratory) berbasis di Belanda, dan pilot project pengembangan Indonesian International School, sebagai manifestasi dari amanah rakyat melalui UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) untuk menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional di berbagai daerah di tiap jenjang; 5. SIN juga telah dan terus memperluas kerjasama dan kemitraan dengan institusi pendidikan Belanda dan internasional khususnya di Den Haag yang bersifat empowering, juga dengan masyarakat dan stakeholders terkait. SIN dikelola oleh kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui KBRI Den Haag dengan membentuk Badan Pembina Sekolah Indonesia (BPSI) sebagai penyelenggara. Berdasarkan SK Bersama Menlu dan Mendikbud No. 191/81/01 dan No. 0151/U 1981 tanggal 22 Januari 1981, pembiayaan terbesar SIN bersumber dari anggaran KBRI Den Haag; sumber pembiayaan tambahan berasal dari uang sekolah siswa, dan sumbangan orang tua siswa melalui Badan Pembina Sekolah Indonesia (BPSI), dan sejak Tahun Pelajaran 2004-2005 menerima dana blockgrant dari Depdiknas untuk peningkatan kualitas sarana, akademik, dan tenaga pengajar (guru).

Related Articles:

Leave a Reply

Website Archive

 
Sekolah Indonesia Luar Negeri © 2011 Design by World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends