Pages

 
Saturday, November 24, 2012

Ujian Nasional di Sekolah Indonesia

0 comments

Penyelenggara UN adalah Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian Republik Indonesia, Perguruan Tinggi Negeri, dan Pemerintah Daerah, yang dalam pelaksanaannya terdiri atas Penyelenggara UN Tingkat Pusat, Penyelenggara UN Tingkat Provinsi, Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, dan Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah. Dalam penyelenggaraan ujian nasional di sekolah Indonesia yang berada di luar negeri, Penyelenggara UN Tingkat Pusat mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyiapkan, menggandakan, dan mendistribusikan seluruh soal untuk Sekolah Indonesia di luar negeri dengan menggunakan master soal yang ditetapkan BSNP.

Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah di sekolah Indonesia di luar negeri ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah penyelenggara UN, yang terdiri atas unsur-unsur:

a. Kepala Sekolah/Madrasah dan guru dari sekolah/madrasah penyelenggara UN yang bersangkutan;

b. Kepala Sekolah/Madrasah dan guru dari Sekolah/Madrasah lain yang bergabung.

Mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan UN di sekolahnya. Salah satu bentuk tanggung jawabnya adalah berkewajiban menyampaikan laporan pelaksanaan UN kepada Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota, khusus untuk sekolah Indonesia di luar negeri, kepada Perwakilan RI setempat.

Sedangkan yang ditetapkan sebagai penyelenggara UN Sekolah Indonesia di Luar Negeri diantaranya sebagai berikut:

  1. S.I. Wassenaar
  2. S.I. Moskow
  3. S.I. Cairo
  4. S.I. Riyadh
  5. S.I. Jeddah
  6. S.I. Islamabad
  7. S.I. Yangoon
  8. S.I. Bangkok
  9. S.I. Kuala Lumpur Lorong Tun Ismail 50480
  10. S.I. Singapura
  11. S.I. Tokyo
  12. S.I. Damascus
  13. S.I. Davao

Para siswa yang lulus ujian nasional di sekolah Indonesia luar negeri, untuk yang lulusan SMA/MA/sederajat banyak juga yang melanjutkan pendidikan di Tanah Air. Bahkan untuk SIM Moskow bisa dikatakan sebagian besar siswa SIM yang lulus SMA melanjutkan pendidikan mereka di salah satu perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Misalnya pada tahun 2009, 2 (dua) orang siswa lulusan SIM diterima di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), dan Fakultas Ekonomi Universitas Al-Azhar Jakarta. Lulusan SMA SIM tahun sebelumnya yang berjumlah 3 orang, dua diantaranya melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Komunikasi Universitas Persahabatan Bangsa-bangsa Rusia (RUDN), serta seorang diterima di FISIP Universitas Indonesia. Tahun 2007, lulusan SMA SIM hanya 1 orang, juga melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran RUDN.

Sementara itu, lulusan SMP dan SD Sekolah Indonesia Moskow sebagian tetap melanjutkan pendidikan mereka di SIM, kecuali bila masa tugas orang tua telah berakhir. Seperti Ma’arif Sukma Indrawan, lulusan SMP SIM yang melanjutkan pendidikan SMA nya di salah satu SMA Unggulan Tangerang karena bertepatan dengan selesainya masa tugas orang tua pada bulan Juni 2009.

Jadi, tamatan SIM tidak mengalami kendala bila ingin melanjutkan pendidikannya, baik di Negara dimana SIM berada, maupun di dalam negeri.

Related Articles:

Leave a Reply

Website Archive

 
Sekolah Indonesia Luar Negeri © 2011 Design by World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends